A Hundred Years

my story, before I reach the age of one hundred years.

Is God (also) Affraid of Being Lonely?

Sebenarnya, ini tulisan lama. Tulisan ketika gw masih semester 5. Tapi proses pencariannya masih berlangsung sampai sekarang. Ada beberapa pandangan yang sudah berubah, tapi pertanyaan utamanya masih belum terjawab. Bahkan sebenarnya, gw ragu apakah pertanyaannya bisa terjawab atau tidak. But, who knows?

For me, this is my self reminder. For you, well, just another notes to share. Enjoy!

Apa Tuhan (juga) Takut Kesepian?

Suka nonton Smallville?

di salah satu episode di Season 5 yang judulnya ”Lexmas”, ada cerita tentang mimpi yang dialami Lex Luthor pada saat koma di malam natal (Lex abis dirampok n ngalamin luka parah ampe koma).

Pada mimpi itu, dia ditunjukin kebahagiaan yang bisa dia dapatkan jika dia memutuskan untuk menjadi orang baik. Keluarga yang hangat, teman-teman n lingkungan yang ramah, penghargaan dari orang-orang sekitarnya, anak-anak yang sangat dekat sama dia, dan pesta natal lengkap dengan pohon natal di rumah yang selama ini dia idam-idamkan. Semua kebahagiaan itu bisa dia dapat kalo dia mau melepaskan kekuasaan dan kekayaan, hidup menjadi orang biasa aja, dan menjadi jujur.

Tapi.., tiba2 Lana Lang yang didalem mimpi jadi istri Lex, sekarat karena habis melahirkan anak mereka yang ketiga. Terus Lex bingung, n akhirnya minta bantuan sama bokapnya yang dia khianati beberapa tahun lalu (dalem mimpi ceritanya Lex berkhianat sama bokapnya supaya bisa ngelepasin diri dari kehidupannya sebagai seorang Luthor), supaya mau minjemin helikopternya, biar bisa membawa Lana ke rumah sakit lain yang peralatannya lebih canggih. Bokapnya jelas ga mau toh? Akhirmya Lana meninggal (dalam mimpinya loh! kalo aslinya ampe season 8 dia masih idup!), dan kemudian…. Lex bangun dari koma, sekaligus bangun dari mimpinya yang mestinya indah itu.

Mestinya? yup, buat Lex itu jadi mimpi buruk, karena pada akhirnya dia kehilangan Lana. Hakikatnya sih, sebenarnya pelajaran yang bisa dia ambil dari mimpinya itu, dia bisa hidup bahagia dengan jadi orang yang baik dan jujur, meskipun waktunya terbatas karena manusia suatu saat toh pasti akan mati. Tapi Lex terlalu fokus sama kematian Lana di bagian akhir mimpinya, dan malah jadi punya pendapat, dengan kehilangan kekuasaan, dia akan kehilangan semuanya. karena kalo dia punya kekuasaan, kemungkinan matinya Lana karena kurangnya fasilitas kesehatan yang canggih ga bakal kejadian. Akhirnya, setelah mimpi itu dia malah memantapkan diri untuk mengajukan diri jadi senator, dengan segala cara sekaligus intrik yang sangat khas dengan gaya LUTHOR.

Pemikiran Lex simple aja: dia ga mau kehilangan apa yang dia miliki, termasuk orang yang dia cintai. Dia ingin memiliki Lana selamanya, dan ga boleh ada siapapun yang merebutnya, termasuk kematian. Intinya, dengan kekuasaan, dia bahkan berani menantang kematian. Dan akhirnya, dia memilih untuk tetap menjadi orang jahat, karena dia akan tetap berkuasa (yah, udah ketebak sih. soalnya kalo dia jadi baik, musuh superman entar sapa dong?).

Semua itu dilakukan semata-mata karena Lex ga mau kesepian, dan dia akan melakukan apapun untuk membeli kebahagiaan.

Itu kalo Lex Luthor. Terus, apa kaitannya sama Tuhan? Well, jelas Lex ga sama dengan Tuhan (walaupun dia bertindak seolah menjadi Tuhan bagi dirinya sendiri), dan jelas ga akan bisa menyamai Tuhan sampe kapanpun. Tuhan ga perlu usaha untuk berkuasa, karena dengan sendirinya dia emang Maha Kuasa. Buktinya, dia menciptakan dunia dengan segala isinya, serta mengisi ruang antara bumi dan langit yang luasnya maha dahsyat. Dia menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, dan sebagainya. Bahkan dia mengetahui dan merencanakan setiap kejadian dalam kehidupan sampai sekecil-kecilnya, juga. pokoknya, semua ciptaannya PERFECT deh!

Tapi pertanyaannya sekarang: BUAT APA?

Tuhan tidak membutuhkan dunia dan segala isinya. Bahkan tanpa menciptakan apapun, Tuhan akan tetap menjadi Sang Maha Kuasa dan Maha Sempurna. Terus buat apa Dia menciptakan alam semesta? Bukankah hal tersebut malah akan merepotkan diriNya saja? Bukan repot lagi malah, tapi sangat merepotkan! sekedar mendengar dan membalas doa dari umatNYa saja sudah sangat merepotkan. Inget kan film Bruce AlMighty? Bruce (yang diperanin sama Jim Carrey) yang selalu mengutuk Tuhan karena dianggap ga sayang sama dia, malah didatengin langsung sama Tuhan dan dikasih kesempatan untuk merasakan bagaimana rasanya menjadi Tuhan. Hasilnya? Kacau Balau! Sebegitu repotnya ternyata tugas seorang Tuhan, sampai Bruce ga bisa mengendalikan semuanya.

Jadi, balik lagi ke pertanyaan tadi: Kalo udah tau segitu merepotkannya mengatur alam semesta, BUAT APA TUHAN PERLU MENCIPTAKAN SEMESTA BESERTA SEGALA ISINYA?

pertanyaan ini udah lama mengendap di otak gw. sering gw pertanyakan, tapi tetep ga bisa gw dapetin jawabannya. Kalo kata temen gue: “Tunggu aja sampe saatnya loe menghadap Tuhan, trus entar tanya sendiri deh…” Tapi…, kapan?

akhirnya gw berpikir sendiri, dan satu-satunya alasan logis yang bisa dipikirkan dan diterima oleh otak gue yang IQ-nya ga seberapa ini adalah: Tuhan juga takut kesepian. Coba deh, loe posisikan diri loe menjadi Tuhan, tapi tanpa ciptaanNYa. mau ngapain coba?

makan? minum? tidur? bukankah Tuhan ga perlu melakukan ketiga hal tesebut?

Ngobrol? sama siapa? sesama Tuhan? kalo ada yang bisa menyamai kekuasaan Dia, berarti Dia bukan Tuhan dong?

Ga ngapa-ngapain? Tuhan itu kan abadi? manusia cuma menghabiskan waktu satu jam tanpa ngapa-ngapain aja boringnya setengah mati, apalagi menghabiskan keabadian? dan yang namanya keabadian pastinya ga akan pernah habis…

Kalo gue yang ada di posisi itu, jawabannya cuma satu: gw akan sangat, sangat, sangat kesepian. Punya kekuasaan, tapi ga ada apapun yang bisa mendampingiNya. Buat apa? Karena itulah, Tuhan kemudian menciptakan alam semesta. Kalo bahasa halusnya, Tuhan menciptakan alam dan makhlukNya untuk mendampingi diriNya. Kalo bahasa kasarnya, Tuhan menciptakan itu semua, supaya dia ada kerjaan, dan ga merasa kesepian. Jadi, akhirnya gue menarik kesimpulan, kalo Tuhan juga takut kesepian.

Telalu naif? yah, sebenernya masih ada satu kemungkinan yang sempat terpikir sama gue, selain dari jawaban diatas. Kemungkinannya adalah, dunia ini berjalan begitu saja, karena udah dari sananya begitu, alias ga ada yang ngatur.

Adanya manusia ga lebih dari sekedar proses reproduksi….
Adanya siang dan malam ga lebih dari akibat rotasi bumi….
Adanya bimasakti ga lebih dari akibat adanya matahari yang jadi pusatnya….
Adanya bencana alam ga lebih dari akibat umur bumi yang udah tua, yang suatu saat pasti bakal ancur juga. Sama kaya manusia yang pasti mati karena faktor usia….
Pokoknya, ga ada yang mengatur. Semuanya terjadi begitu aja karena emang udah seharusnya. Menurut gue ini jawaban yang lebih bisa diterima ama logika, ketimbang jawaban kalo dunia tercipta cuma karena Tuhan takut kesepian.

Tapi masalahnya, kalo gue terima jawaban yang ini, berarti secara ga langsung gw mengakui kalo Tuhan itu ga ada. Kalo dunia ada begitu aja karena proses alami, berarti gue mengakui kalo dunia tidak diciptakan, yang berarti juga ga ada peran Tuhan sebagai pencipta disana. Sementara gw…, well, gw masih percaya kalo Tuhan itu ada. tapi makin lama buktinya malah semakin memusingkan gw…

Jadi sekarang, gw harus cukup puas dengan jawaban kalo Tuhan memang takut kesepian. Penyataan tersebut secara ga langsung juga menyatakan bahwa gue ini termasuk “Produk” yang diciptakan Tuhan untuk mengatasi rasa kesepiannya…..

Berarti Tuhan ga jauh beda sama Lex Luthor yang menggunakan uang dan kekuasaannya untuk membeli kebahagiaan versinya sendiri, biar ga merasa kesepian…

(dan tiba-tiba gw ngerasa jadi manusia paling tolol dan konyol….)

Ada yang bisa kasih gw jawaban yang lebih baik?

Advertisements

Single Post Navigation

3 thoughts on “Is God (also) Affraid of Being Lonely?

  1. Kalau punya waktu banyak, baca-pahami-mengerti-dalami Al-Qur’an, hadist, kisah-kisah nabi terdahulu, InsyaAllah bisa menemukan jawabannya. Tapi dengan syarat; penuh keikhlasan, ketulusan, dan berpikiran lebih terbuka.
    Tuhan memiliki segudang bahkan dua gudang atau bahkan gudang yang banyaknya tak terhingga tentang rahasia yang ada di alam semesta, rahasia yang tidak diketahui oleh seorangpun di dunia ini. Dan dengan rahasia serta ketidaktahuan kita itulah manusia diuji; apakah kita akan tetap percaya Tuhan atau tidak.
    Jangan terlalu mudah mengambil kesimpulan tentang Tuhan. Tuhan akan memberikan jawaban itu pada saatnya, kapan? Hanya Tuhan yang tahu.
    Sekali lagi, dalamilah Al-Quran dan Islam, kenapa Al-Quran dan Islam? Dalamilah, maka kamu akan tahu dan mengerti, insyaAllah.

    • Terima kasih atas sarannya 🙂
      Sebenarnya, untuk Al-Qur’annya sendiri, banyak yang ingin saya tanyakan. Sejarahnya, urutannya, kandungannya, semuanya! Karena pembahasan kitab menurut saya lebih nyangkut ke masalah agama, belum langsung ke Tuhan. Kalau bersedia share n diskusi, saya akan senang sekali =)

  2. Untuk memahami kitab, agama, Tuhan secara mendalam membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tidak hanya berupa tulisan bertanya dan ada orang yang menjawab. Saya juga mencoba membaca berbagai artikel dr internet, aka tetapi sangat tidak memuaskan. Kalau ingin benar2 belajar, belajarlah dr yg benar2 ahlinya, dan cukup tidak mudah menemukan org2 spt itu krn mrk memang bukan org yg terpublikasi. Jujur saya sendiri bukan ahlinya yg tau segalanya, tetapi kalau kamu menemukan org2 yg memang ahlinya dan telah mempelari akan banyak hal dalam dunia spiritual, insyaAllah akan banyak sekali pengetahuan yg bisa didapat dan menjawab pertanyaan2 yg mengganjal hati.

    Kalau kamu mempertanyakan ttg kitab, Al-Quran, hadis, dsb, datanglah ke org2 yg benar2 mempelajari itu, yg mengetahui sejarah dan seluk beluknya. Tp jgn salah org ya, krn menurut saya ustad2 yg beredar pun jg kurang memuaskan (mungkin mrk jg msh belajar).

    Semoga kamu bisa menemukan orang2 itu, orang2 yg bisa memberikan pengetahuan untuk membuka hati dan pikiran.

    Salaam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: